7 Besaran Pokok dan Besaran Turunan: Contoh, Satuan dan Dimensi

Materi tentang besaran pokok dan besaran turunan kamu pelajari mulai dari kelas VII SMP kemudian kamu pelajari sewaktu kamu melanjutkan ke jenjang SMA dan SMK di kelas X khususnya SMK bidang Teknologi ya. Materi tentang besaran pokok dan besaran turunan adalah materi dasar yang harus anda pahami dalam mempelajari Fisika serta Ilmu Pengetahuan Alam pada umumnya.

Pengertian Besaran, Satuan, Pengukuran Dan Dimensi

Sebelum membahas tentang besaran pokok serta besaran turunan, apakah kalian sudah mengetahui tentang pengertian dari besaran, satuan dan dimensi? Pengertian besaran dalam Fisika adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka. Berdasarkan pengertian ini bahwa ada alat yang digunakan, ada kegiatan yang dilakukan serta ada hasil yang dinyatakan dalam bentuk angka. Kegiatan ini dinamakan dengan pengukuran.

Menurut Wikipedia Pengukuran  diartikan sebagai pemberian angka terhadap suatu karakteristik tertentu yang dimiliki oleh seseorang, hal, atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas dan disepakati. Secara sederhana pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan dengan menggunakan alat ukur yang baku.

Satuan adalah seuatu atribut yang sudah di tetapkan yang dijadikan sebagai pembanding dalam pengukuran dan ditetapkan sebagai acuan. Sedangkan dimensi adalah lambang atau simbol yang dituliskan untuk sebuah besaran diketahui susunan dari besaran tersebut. Cara besaran tersebut tersusun dari besaran pokok apa saja inilah yang dinamakan dimensi.

Besaran dalam Fisika

Besaran dalam Fisika dapat dikelompokan berdasarkan arah dan satuannya. Jika dikelompokkan berdasarkan jenis satuan maka besaran fisika dibedakan menjadi dua yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Sedangkan jika didasarkan pada arah maka besaran dibedakan menjadi besaran vektor dan sekalar.

Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditentukan terlebih dahulu satuannya, sedangkan besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Besaran Vektor adalah besaran yang memiliki arah, nilai dan satuan, sedangkan besaran sekalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai dan satuan.

7 Besaran Pokok, Satuan serta Dimensinya

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas bahwa besaran pokok sudah ditentukan terlebih dahulu oleh para ahli. Banyak buku menuliskan bahwa ada 7 Besaran pokok. Namun sebenarnya ada dua besaran pokok yang lainnya yang tidak banyak buku membahasnya yaitu sudut bidang datar dan sudut ruang. Kedua besaran ini tidak berdimensi.

Kali ini kita akan membahas tentang 7 besaran pokok yang dilengkapi oleh satuan dan dimensinya. Ke 7 besaran ini harus kalian ingat dan hafal berikut satuan dan dimensinya. Karena besaran ini digunakan dalam menentukan satuan dan dimensi dari besaran turunan.

Perlu anda ketahui sebagai informasi saja, sebenarnya ada dua macam sistem satuan yang sering digunakan dalam ilmu Fisika dan ilmu teknik, yakni sistem metrik dan sistem Inggris. Satuan yang akan dibahas dalam materi ini adalah sistem metrik saja ya. Sistem metrik kali pertama digunakan di negara Prancis. Sistem metrik secara umum  dibagi menjadi dua bagian, yakni sistem MKS (meter – kilogram – sekon) dan CGS (centimeter – gram – sekon). Akan tetapi, satuan internasional menetapkan sistem MKS sebagai satuan yang dipakai untuk tujuh besaran pokok.

Penetapan Satuan Panjang

Satuan dari Panjang adalah meter (m) yang di tuliskan dalam dimensi [L]. Pada pertama kali, ilmuan menetapkan 1 meter adalah dua goresan yang terdapat pada kedua ujung batang platina iridium pada suhu 0°. Platina Iridium di simpan di Prancis ternyata mengalami perubahan walau hanya kecil. Pada akhirnya yaitu Pada 1960, satu meter standar didefinisikan sebagai jarak yang sama dengan 1.650.763,73 kali riak panjang gelombang cahaya merah-jingga yang dihasilkan oleh gas kripton.

Alar untuk mengukur besaran panjang sangat banyak sekali ya jenisnya diantaranya ada Jangka sorong, mikrometerskrup, penggaris, meteran dan lainnya.

Penetapan Satuan Massa

Satuan Internasonal yang digunakan dunia untuk besaran Massa adalah kilogram (kg) dengan dimensi [M]. Biasanya kalian akan tertukar antara satuan panjang meter (m) dengan dimensi Massa [M] dimana keduanya dituliskan dengan huruf m. Yang menjadi pembeda adalah jenis huruf. Jika dia dituliskan huruf Kapital yang dilengkapi dengan kurung mutlak maka [M] adalah sebuah dimensi dari massa.

Kilogram standar adalah sebuah massa standar, yakni massa sebuah silinder platina-iridium yang aslinya disimpan di Sevres dekat Paris. Di Kota Sevres terdapat tempat kantor internasional tentang berat dan ukuran. Selanjutnya, massa kilogram standar disamakan dengan massa 1 liter air murni pada suhu 4°C.

Alat yang digunakan untuk mengukur Massa diantaranya neraca.

Penetapan Satuan Waktu

Satuan Waktu dalam Sistem SI adalah Sekon atau detik. Awalnya 1 detik didefinisikan dengan 1/86400 hari matahari rata-rata. Namun 1 hari matahari rata-rata tiap tahunnya berbeda maka ukuran sekon kemudian dirubah. Akhirnya pada 1967, ditetapkan kembali bahwa satu sekon adalah waktu yang diperlukan atom Cesium untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.

Alat yang digunakan untuk mengukur besaran ini adalah stopwacth.

Penetapan Satuan Arus Listrik

Arus listrik yang diukur memiliki satuan ampere. Satu ampere didefinisikan sebagai jumlah muatan listrik satu coulomb (1 coulomb = 6,25 × 10^18 elektron) yang melewati suatu penampang dalam waktu 1 sekon.

Alat ukurnya dinamakan dengan amperemeter.

Penetapan Satuan Suhu

Penentuan satuan suhu pada awalnya adalah titik acuan suhu diambil sebagai titik lebur es pada harga 0°C dan titik didih air berharga 100°C pada tekanan 76 cmHg.  Namun pada 1954, dalam kongres Perhimpunan Internasional Fisika, menetapkan bahwa suhu titik lebur es pada 76 cmHg menjadi T = 273,15 K dan titik didih air pada 76 cmHg menjadi T = 373,15 K. Dan menetapkan bahwa Kelvin adalah satuan dari Suhu.

Alat ukur yang digunakan dinamakan termometer.

Penetapan Satuan Intensitas Cahaya

Contoh Besaran Pokok lainnya adalah Intensitas Cahaya yang memiliki satuan candela. Satuan kandela didefinisikan sebagai benda hitam seluas satu meter persegi yang bersuhu titik lebur platina (1.773°C). Benda ini akan memancarkan cahaya dalam arah tegak lurus dengan kuat cahaya sebesar 6 × 10^5 kandela.

Penetapan Satuan Jumlah Zat

Jumlah zat dalam satuan internasional memiliki satuan mol. Satu mol zat terdiri atas 6,025 × 1023 buah partikel (bilangan 6,025 × 1023 disebut dengan bilangan Avogadro). Satuan dan cara mengukur jumlah zat nantinya akan dikupas lebih dalam di materi kimia.

Contoh Besaran Turunan, Satuan dan Dimensinya

Lalu bagaimana dengan besaran turunan? Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran-besaran pokok. Artinya besaran ini berasal dari besaran pokok.

Satuan dan Dimensi Besaran Turunan

Sebagai contoh, volume sebuah balok adalah panjang × lebar × tinggi. Panjang, lebar, dan tinggi adalah besaran pokok yang sama. Dengan kata lain, volume diturunkan dari tiga besaran pokok yang sama, yakni panjang. Contoh lain adalah kelajuan, yakni jarak dibagi waktu. Kelajuan diturunkan dari dua besaran pokok yang berbeda, yakni panjang (jarak) dan waktu.

Volume = P x l x t

Volume = m . m . m

Volume = m^3

Dimensi Volume [M^3]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *