Teori Atom– Materi tentang perkembangan teori atom sangat perlu kita pahami. Hal ini dikarenakan teori atom dipelajari di kimia, fisika bahkan di pelajaran biologi. Untuk memahami alur perkembangan teori atom, perhatikan bagan peta konsep teori atom berikut ini.

Perkembangan Teori Atom

Perkembangan Teori Atom

Jika kita melihat dari bagan tersebut sebenarnya perkembangan teori atom sudah ada sebelum Dalton mengemukakan. Perlu kita ketahui bahwa konsep atom pertama kali dikemukakan oleh ilmuan Yunani yaitu Democritus.Atom berasal dari kata atomos yang memiliki makna a tidak dan tomos adalah dibagi. Secara sederhana perkembangan teori ini bermula dari pernyataan Democritus bahwa atom adalah sesuatu yang tidak bisa dibagi lagi. Konsep atom Democritus ternyata tidak bertentangan dengan Hukum Kekekalan Massa dan Hukum Perbandingan Tetap.

Hukum kekekalan massa berbunyi massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama, sedangkan Hukum perbandingan tetap berbunyi perbandingan massa unsur-unsur dalam senyawa adalah tetap dan tertentu. Berdasarkan hal inilah Jhon Dalton mengemukakan sebuah teori mengenai atom. Namun teori atom Dalton belum memuaskan para ilmuan pada zaman itu sehingga munculah teori-teori baru dari Thomson, rutherford, Bohr dan Teori Atau model atom modern. Bagaimana penjelasan lengkap dari perkembangan teori atom tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

Teori Atom Dalton atau Model Atom Dalton

Berdasarkan konsep atom Democritus yang merupakan guru dari Jhon Dalton yang tidak bertentangan dengan hukum perbandingan tetap dan hukum kekekalan massa maka pada tahun 1803 Jhon Dalton mengemukakan teori Atom yang dikenal dengan teori atom Dalton. Berikut ini teori atom tersebut.

  • Atom merupan partikel-partikel terkecil penyusun dari materi
  • Unsur memiliki atom-atom penyusun yang sama dan identik
  • Atom sebuah unsur tidak dapat dirubah menjadi atom unsur lain
  • Senyawa tersusun dari dua atom atau lebih yang memiliki perbandingan tetap

Menurut Dalton najwa atom digambarkan seperti bola penjal padat. Sehingga teori ini dikenal sebagai model bola pejal atau model atom billiard. Perhatikan gambar berikut ini:

Model Atom Dalton

Model Atom Dalton

Pada perkembangan selanjutnya ternyata tidak semua yang dikemukakan Dalton benar dan harus diperbaiki salah satunya ditemukannya elektron oleh JJ Thomson yang memiliki ukuran lebih kecil. Hal inilah yang membuat para ilmuan zaman tersebut bersemangat untuk melakukan penelitian.

Teori Atom Thomson

Pada tahun 1897 Thomson melakukan penelitian menggunakan tabung sinar katode dan membuktikan bahwa sinar katoda yang keluar dari plat katoda adalah berkas partikel yang bermuatan dan dapat ditemukan oleh setiap materi. Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa.

Pada tahun 1898 Thomson mengemukakan sebuah teori dan teori ini merupakan kelanjutan dari teori yang dikemukakan Dalton. Teori Atom Thomson adalah sebagai berikut Atom berbentuk bulat dimana muatan positif tersebar merata diseluruh atom dan dinetralkan oleh elektron bermuatan negatif yang berada di sekitar muatan positif tersebut.

Elektron dalam atom digambarkan sebagai butiran kismis dalam roti. Oleh sebab itu, teori atom thomsom dikenal dengan Model Atom Roti Kismis.

Model Atom Thomson

Model Atom Thomson

Berdasarkan percobaan hamburan sinar alfa Lenard membuktikan bahwa teori thomson tidak benar. Maka berdasarkan penelitian ini Rutherford melakukan penelitian dan mengemukakan sebuah teori baru yang memperbaiki teori sebelumnya.

Mode Atom Rutherford

Pada tahun 1903 teori Thomson tidak diterima berdasarkan hasil penelitian Lenard yaitu bahwa elektron tersebar merata dalam muatan positif atom tidak benar. Berdasarkan percobaan ini Ruterford melanjutkan penelitiannya dengan menggunakan eksperimen hamburan sinar alfa. Perhatikan gambar berikut ini, percobaan sinar alfa adalah menembakkan sinar alfa kepada plat emas dan di amati hamburan sinar tersebut.

Percobaan Hamburan Sinar Alfa

Percobaan Hamburan Sinar Alfa

Sinar alfa di tembakkan kepada plat emas dan didapatkan kesimpulan bahwa

  • Sebagian besar ruang dalam atom adalah ruang hampa. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya berkas alfa yang melewati plat emas tersebut
  • Didalam atom terdapat bagian kecil dan padat yang dikenal dengan inti atom. Inti atom inilah yang menyebabkan sebagian berkas partikel alfa di pantulkan kembali
  • Muatan inti atom dan partikel alfa adalah sejenis yaitu positif hal ini karena ada sebagain partikel alfa yang dibelokkan.

Berikut ini model atom rutherford supaya memudahkan kita dalam memahami perkembangan teori atom

Model Atom Rutherford

Model Atom Rutherford

Pada model atom tersebut, Inti atom dikelilingi elektron yang bisa di analogikan sistem tata surya dimana planet mengelilingi matahari. Pada Teori atom Rutherford memiliki kelemahan. Elektron bergerak membutuhkan energi, lambat laun elektron akan kehabisan energi dan akan jatuh ke inti atom, namun faktanya tidak demikian. Hal inilah yang memunculkan penemuan dan teori yang baru.

Teori Atom Bohr

Pada tahun 1913 Bohr mengemukakan 2 postulat, yaitu sebagai berikut:

  • Elektron mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu yang stasioner yang disebut dengan orbit. Walaupun elektron bergerak cepat namun elektron tidak menyerap atau memancarkan energi sehingga energinya tetap atau konstant
  • Elektron dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan yang lain dengan menyerap dan memancarakan energi

Perhatikan gambar berikut yang merupakan model atom bohr

Model Atom Bohr

Teori Atom Modern Atau Mekanika Kuantum

Pada teori ini memperbaiki teori sebelumnya bahwa kedudukan elektron tidak dapat di tentukan secara pasti. Elektron terletak pada orbital yang merupakan kebolehjadian di temukannya elektron. Teori mekanika kuantum akan lebih dijelaskan lagi pada artikel selanjutnya.

Demikianlah penjelasan lengkap perkembangan teori atom dari teori atom Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr dan Mekanika Kuantum. Silahkan anda bagikan disosial media anda.